Mengenal 5 Metode Decluttering.

MENGENAL  5 METODE  DECLUTTERING 

Berkali-kali membersihkan rumah, tetapi merasa rumah masih tampak berantakan dan penuh? Atau terasa tidak selesai-selesai? Bisa jadi itu karena kebanyakan barang  yang tidak kita butuhkan, di rumah kita. Coba lihat deh koleksi alat masak atau kontainer makanan yang kita punya. Ada cukup atau lebih dari cukup? Coba lihat kotak pojokan yang dilabeli jarang dipakai. Apakah 2 tahun kebelakang juga tidak pernah dipakai? Bagaimana dengan koleksi outfit kita yang banyak, tapi sebenarnya yang dipakai itu-itu saja. Relate kah dengan kehidupan kita?

Seringnya  yang kita lakukan setiap hari hanya merapikan barang dan menata kembali. Bukan mengurangi barang yang tidak kita butuhkan. Alhasil itu membuat kita tidak punya cukup waktu untuk membersihkan rumah karena terlalu banyak barang yang harus dibersihkan. 

DECLUTTERING

Yaitu remove unnecessary items from an untidy or overcrowded place. Atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menyimpan barang-barang yang memang dibutuhkan. Ini adalah proses penting di awal dalam program berbenah. Sebelum menata barang kita harus memastikan dan memutuskan mana barang yang penting dan yang kita butuhkan agar tidak menjadi clutter. 

Jangan sampai ketinggalan kelas Gemari Pratama 6, untuk megetahui metode decluttering yang lebih Lengkap & Details

METODE DECLUTTERING

  1. Packing Party by Joshua Fields Millburn & Ryan Nicodemus.
    Metode ini dilakukan dengan cara kita membayangkan saat kita akan pindah tempat tinggal. Maka kita pasti akan membawa barang yang penting saja. Hal itu membuat kita menjadi lebih peka terhadap barang yang tidak kita butuhkan dalam keseharian kita
  1. Minimalist game by Joshua Fields Millburn & Ryan Nicodemus.
    Melepas barang saat hitungan hari. Misalkan tanggal 2 kita melepas 2 barang dan begitu seterusnya. 
  1. Four Box by Joshua Becker
    Dengan menyiapkan 4 kotak untuk pengkategorian barang yang akan kita declutter. Yaitu terdiri dari kotak untuk barang yang akan  :
    – Put Away/Keep (Disimpan)
    – Give away/Donaye (Diberikan)
    – Throw Away/ DIscard (Buang)
    – Undecided (Belum diputuskan)
  1. Konmari by Marie Kondo
    Mengurangi jumlah barang dengan menekankan konsep sparkjoy yaitu menyimpan barang yang terpakai dan membuat kita bahagia.
  1. Swedish Death Cleaning
    Ini adalah sebuah budaya di Swedia, di mana orang yang sudah usia paruh baya, melakukan decluttering besar-besaran dalam rangka bersiap menghadapi kematian. Metode ini mengusung tagline “Berbenahlah seolah-olah kematian sudah di depan mata”. Mindset utama yang tertanam dalam decluttering ala swedia ini adalah jangan sampai setelah kita mati, kita merepotkan orang lain untuk mengurusi barang-barang yang kita tinggalkan. ​

Jadi manakah yang cocok untuk kamu pilih? Yang pasti harus pintar agar bisa konsisten dan berkomitmen. Karena bisa jadi kita hanya kembali merapikan barang bukan mengeliminasi barang,  berakibat tidak berkurang lagi barang yang ada di rumah kita.

@chikarachma