Fakta Menyedihkan tentang Makanan

Sesuai dengan data yang disampaikan oleh The Economist Inntelligent Unit (EIU) menyatakan bahwa terdapat sekitar satu miliar orang yang kelaparan di dunia tetapi terdapat sepertiga makanan yang hilang atau terbuang. Ironis bukan?

Memahami 4 fakta sampah makanan berikut ini akan membuat kita berpikir ulang menyisakan makanan dalam piring kita.

1. Indonesia menempati peringkat kedua penghasil limbah makanan

Food Sustainability Index tahun 2017 menempatkan Indonesia sebagai Negara terburuk kedua penyumbang sampah makanan di dunia dengan jumlah sampah makanan per orang per tahun mencapai 300 kg. Fakta tersebut juga sejalan dengan data Dinas Kebersihan Kota Jakarta bahwa jumlah sampah makanan dari kota Jakarta sendiri sudah mencapai 2,7 juta ton per tahun. Bahkan di wilayah Jakarta dari total sampah yang terangkut 54 persen merupakan sampah organik dan sampah makanan termasuk di dalam kategori sampah organik tersebut.

2.            Limbah makanan berdampak pada kerusakan lingkungan

Sampah makanan yang berakhir di tempat pembuangan akan menghasilkan metana. Metana merupakan senyawa kimia yang berdampak buruk bagi pemanasan global. Metana juga memiliki tingkat bahaya 21 kali jika dibandingkan dengan karbondioksida. Selain itu jumlah karbon hasil pembusukan sampah makanan di dunia tercatat mencapai 3,3 giga ton. Mengerikan ya?

3.            Sampah makanan vs kelaparan

The Economist Inntelligent Unit (EIU) mencatat terdapat 1,3 miliar ton dari makanan di dunia berakhir di tempat sampah yang setara dengan 750 miliar dollar US. Padahal di dunia ini terdapat 795 juta orang yang menderita kelaparan. Andai saja makanan yang terbuang itu bisa disumbangkan ke populasi yang menderita kelaparan maka dapat mengurangi jumlah kelaparan di dunia.

4.            Sampah makanan menyebabkan kerugian ekonomi

Secara ekonomi, sampah makanan menyebabkan kerugian ekonomi di dunia sebsar Rp 8,5 triliun per tahun. Analisa Food and Agriculture Organization (FAO) menyebutkan bahwa dari 1,3 miliar ton makanan yang dibuang setara dengan konsumsi air sebesar 25 km kubik per tahun. Volume air yang terbuang tersebut sama besarnya dengan jumlah air pada Danau Jenewa. Total sampah yang terbuang ini juga telah menyia nyiakan sebesar 1,4 hektar lahar di dunia. Sangat mencengangkan ya dampak dari sampah makanan ini.

Dari 4 fakta tersebut kita jadi tahu kan bahwa kondisi sampah makanan sangat memprihatinkan.

So yuk kita mulai mengubah kebiasaan makan yang tanpa sengaja dapat menyumbang jumlah sampah makanan semakin banyak. Cek post feed di hari 1,2&3 Gemar Rapi ya, disanalah ada beberapa kiat mengurangi kebiasaan mengurangi food waste kita.

Sumber : IDN Times

Untuk menguatkan pikiran, bisa simak video tentang food waste dan food loss berikut :

#PlasticFreeJulywithGemarRapi

#PlasticFreeJuly2019

#PlasticFreeJulyIndonesia

#PlasticFreeJuly

#GemarRapi —

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *